Kuningan, MI.com — Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 menjadi momentum krusial untuk memperkuat sinergi berbagai elemen bangsa dalam memerangi peredaran gelap narkoba.
Semangat ini digaungkan dalam Raker FGD dan Raker PC PMII Kabupaten Kuningan masa khidmat 2025/2026, di Gedung BKPSDM Kabupate Kuningan, Minggu (28/6/2026). Acara dihadiri oleh Kepala BNNK Kuningan Agus Mulya, S.Pd, M.Si., jajaran pengurus, kader, serta para alumni dan majelis pembina cabang.
Kepala BNNK Kuningan, Agus Mulya, yang juga mengemban sebagai Majelis Pembina Daerah (Mabinda) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Barat, menekankan pentingnya peran strategis mahasiswa dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba (Bersinar).
Baca juga :
- 244 Jemaah Haji asal Kuningan Kloter 39 Tiba
- Pabrik Sepatu Rp1,2 Triliun Masuk Kuningan, Ribuan Lapangan Kerja Menanti
- Reses Anggota DPRD Jabar Ika Siti Rahmatika di Kelurahan Kuningan
- Ada-ada saja, Alat Kelamin Pria Beristri Masuk ke Dalam Botol Plastik
Hal itu selaras dengan semangat yang dibawa oleh PC PMII Kabupaten Kuningan yang baru saja bersiap melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) dan Rapat Kerja (RAKER) Cabang. Agenda besar ini mengusung tema “Meneguhkan Gerakan, Mewujudkan PMII Kabupaten Kuningan yang Transformatif & Progresif untuk Kabupaten Kuningan yang Melesat”.
Ketua PC PMII Kabupaten Kuningan, Rizal Nurfahrozy, menyampaikan bahwa kader-kader PMII di Kuningan siap mengawal isu-isu strategis daerah, termasuk membentengi generasi muda dari ancaman narkotika.

“Melalui momentum HANI 2026 ini, kami ingin meneguhkan gerak PMII Kuningan agar tidak hanya progresif secara intelektual, tetapi juga transformatif dalam memberikan dampak sosial nyata. Salah satunya bersinergi dengan BNNK untuk menolak keras segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” ujar Rizal Nurfahrozy.
Agus Mulya mengapresiasi langkah progresif yang diinisiasi oleh PC PMII Kabupaten Kuningan. Menurutnya, kolaborasi antara institusi formal seperti BNNK dan organisasi kepemudaan berbasis massa seperti PMII adalah kunci utama dalam menciptakan ketahanan wilayah dari bahaya narkotika. Sinergi ini diharapkan mampu melahirkan gagasan dan program kerja nyata yang dapat mengakselerasi kemajuan Kabupaten Kuningan ke depan.(tan)*
