Karangkancana, MI.com — Rumah milik Ruska (50), pekerjaan Buruh Harian Lepas, di Dusun Sukamenak RT 03 RW 01 Desa Simpayjaya, Kecamatan Karangkancana, Kabupaten Kuningan, ludes dilalap Si Jago Merah, Rabu (16/9/2026) pukul 00.05 WIB.
Akibat kebakaran, estimasi kerugian materi, terang Kepala UPT Pemadam Kebakaran Kuningan, Andri Arga Kusuma, ditaksir mencapai Rp100 Juta.
Rinciannya bangunan seluas 90 meter persegi x Rp750 Ribu, berjumlah Rp.67,5 Juta, uang tunai Rp500 Ribu, Sepeda motor Suzuki Smash, peralatan elektronik, peralatan rumah tangga kursi, kasur, baju, meja, dan lain lain Rp22,5 juta. Selain itu, sertifikat rumah dan BPKB seharga Rp9,5 juta.
Baca juga :
- Rumah Ruska di Simpayjaya Ludes Dilalap Si Jago Merah Kerugian Capai Rp100 Juta
- Mes Karyawan RM Ali Action di Tamkot Kuningan Terbakar
- Pj Kades Tajurbuntu Tatang Sumirarsa Satukan Warga, Bisa Lanjut ?
- Uniku Juara Umum Karnaval Budaya Hari Jadi ke 528 Kuningan
Kebakaran cepat menyebar, terang Kepala Desa Simpayjaya, Iman Suparman, itu karena bangunan kondisinya semi permanen, apalagi kondisi angin sedang kencang. Tak menyisakan rumah dan isinya.
Kronologis kejadian kebakaran, terang Iman Suparman, awal mula diketahui awal pada pukul 00.05 WIB atau tengah malam, saat itu pemilik rumah seadng tertidur pulas. Ia lantas terbangun karena menghirup aroma seperti bau plastic terbakar. Ruska kemudian memeriksa untuk memastikan sumber bau tersebut.
Pada saat yang bersamaan, Kasno, Kasi Ekbang Pemdes Simpayjaya, memberitahukan kepada Ruska, bahwa ada asap keluar dari bagian atap rumah.

Bangunan rumah semi permanen milik Ruska, motor Suzuki Smash beserta perabot rumah tangga rata dengan tanah dilalap si Jago Merah di Desa Simpayjaya, K ecamatan Karangkancana
Setelah diperiksa bersama-sama, benar ada api yang cukup besar dan sudah menjalar kea tap rumah. Secara spontan Kasno berteriak meminta pertolongan warga sekitarnya untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya.
Sementara itu, laporan masuk ke UPT Damkar Kabupaten Kuningan pada pukul 11.30 WIB, petugas tiba pukul 12.00 WIB. Kedatangan dua Petugas Damkar hanya bias melakukan pendataan dan pengumpulan informasi.
Hal itu terjadi karena lokasi kebakaran sangat jauh dari Kantor UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, dan rumah dalam kondisi semi permanent, sehingga kobaran api tak bisa dicegah, dan menghabiskan bangunan rumah beserta isinya. (Tan)










Leave a Reply