Kuningan, MI.com — Kecamatan Sindangagung tampil sebagai juara umum Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 50 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kuningan. MTQ berlangsung di Desa/Kecamatan Sindangagung Kabupaten Kuningan, selama dua hari, Selasa – Rabu, 21 – 22 Juli 2026.
Ketua Dewan Juri, H. Ahmad Syahid Ridlo, Lc, M.Si mengungkapkan, bahwa Kecamatan Sindangagung berhak tampil sebagai jaura MTQ ke 50 Tahun 2026 tingkat kabupaten Kuningan dengan meraih nilai tertinggi yakni 73.
Berikutnya, rangking ke 2 ditempati Kecamatan Pancalang nilai 72, rangking ke 3 Kecamatan Cigugur nilai 43, dan rangking ke 4 Kecamatan Luragung nilai 41. Sementara langganan juara umum MTQ, yakni Kecamatan Subang harus puas di nankring di rangking ke 10 dengan nilai 19.
Baca Juga:
- Peringatan Keras Kepala BNN RI “Jangan Tunggu Jatuh Korban!”
- Sindangagung Juara Umum MTQ ke 50 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Kuningan
- Naniek S Deyang Mundur, Prabowo Lantik Sudaryono jadi Kepala BGN
- Momen MTQ Ke-50, Bupati Dian Ajak Masyarakat Menjadikan Al-Qur’an sebagai Pedoman Hidup
Trophi juara umum diserahkan oleh Wakil Bupati Kuningan, Hj. Tuti Andriani, SH, M.Kn kepada Camat Sindangagung, Desi Ardeni, S.STP, M.Si saat penutupan MTQ ke 50 di Halaman Kantor Desa Sindangagung, Rabu (23/7/2026).
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani mengucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi, khususnya kepada Kecamatan Sindangagung atas raihan predikat Juara Umum pada perhelatan MTQ Ke-50 ini.
Ia mengingatkan agar para pemenang tidak cepat berpuas diri dan terus mengasah kemampuan untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi.
“Selamat kepada para peserta yang telah berhasil meraih prestasi. Jangan berpuas diri, tingkatkan terus kemampuan yang dimiliki. Tanamkan dalam diri saudara-saudara keinginan yang kuat agar menjadi qori-qori’ah nasional bahkan internasional, serta dapat membawa nama baik Kabupaten Kuningan di tingkat Provinsi Jawa Barat hingga Nasional,” ujar Wabup Tuti.
Bagi para peserta yang belum berhasil meraih juara tahun ini, Wabup berpesan agar tidak berkecil hati dan menjadikan momentum ini sebagai pemacu semangat untuk terus berlatih pada pelaksanaan MTQ mendatang.

Selain itu, Wabup Tuti memberikan arahan khusus kepada seluruh pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan agar lebih bersungguh-sungguh dan bersemangat dalam melakukan pembinaan berkesinambungan kepada para qori-qori’ah, hafidz-hafidzah, dan kecabangannya. Hal ini ditargetkan agar Kabupaten Kuningan mampu menempati jajaran papan atas dalam ajang MTQ tingkat selanjutnya.
Sebelumnya, ketua Panitia Penyelenggara, Emup Mupliudin, S.Pd menyampaikan terima kasih atas suksesnya penyelengaraan MTQ ke 50 tingkat Kabupaten, terutama kepada panitia lokal, kafilah, LPT Kabupaten Kuningan, serta Kementrian Agama beserta jajaran, dan Forkopimda.
Emup menjelaskan, MTQ Ke-50 menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi Qur’ani sekaligus media syiar Islam di Kabupaten Kuningan.
Menurut dia, penyelenggaraan tahun ini mengusung lima cabang perlombaan, yakni seni baca Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, Syarhil Qur’an, seni kaligrafi, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an. Selain itu, juga digelar Festival Kasidah Rebana Tradisional sebagai rangkaian kegiatan.
MTQ Ke-50 diikuti oleh 32 kafilah dari seluruh kecamatan di Kabupaten Kuningan dengan total 621 orang, terdiri atas 493 peserta dan 128 ofisial. Perlombaan berlangsung selama dua hari di 20 venue yang tersebar di berbagai masjid, pondok pesantren, sekolah, dan aula di wilayah Kecamatan Sindangagung. (tan)*
