Kuningan, MI.com — Universitas Kuningan (Uniku) memperkuat jejaring kerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat.
Kerjasama dilakukan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) bersama Fakultas Ilmu Komputer (FKOM) dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Kuliah Umum bertajuk “Gen Z Media Habits”, di Gedung Student Center Iman Hidayat Kampus I Uniku, Kamis (01/10/2026).
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Uniku, Dr. Anna Fitri Hindriana, M.Si., selaku Pihak Pertama, didampingi Wakil Rektor IV, Dr. H. Haris Budiman, S.H., M.H., dan Ketua KPID Jawa Barat, Dr. Adiyana Slamet, S.IP., M.Si., selaku Pihak Kedua.
Baca juga:
- Uniku dan KPID Jawa Barat Perkuat Jejaring Kerjasama dan Kuliah Umum
- Prabowo Lantik Dudung Jadi Menko Polkam, dan Listyo Sigit KSP
- Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Gantikan Listyo Sigit
- Dikontrak 2 Tahun, Manajer Kopdes Digaji Rp 6,8 Juta-Rp 8,3 Juta
Sementara penandatangan MoA dan IA dilakukan oleh Dekan FKIP Uniku, Dr. Asep Jejen Jaelani, M.Pd., dan Dekan FKOM Uniku, Tito Sugiharto, M.Eng, dengan Ketua Ketua KPID Jabar Adiyana Slamet.
Kuliah Umum mengangkat tema “Pemahaman Literasi Media Bagi Masyarakat” diikuti oleh ratusan mahasiswa FKIP dan FKOM Uniku.
Rektor Uniku, Anna Fitri Hindriana, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, literasi media menjadi hal yang penting bagi generasi Z yang sangat dekat dengan perkembangan media sosial dan teknologi digital.
Perkembangan media, kata Dr. Anna, memberikan kesempatan yang luas bagi masyarakat, khususnya mahasiswa, untuk memperoleh pengetahuan dan informasi tanpa batas.
“Dengan media ini kita bisa belajar tanpa batas. Dengan adanya media kita bisa mendapatkan informasi-informasi yang bisa kita olah,” tuturnya.
Rektor Uniku mengingatkan bahwa kemudahan dalam mengakses berbagai informasi melalui media juga perlu diimbangi dengan kemampuan literasi yang baik.
“Tentu saja ada beberapa hal yang harus kita waspadai ketika kita bergelut dengan media. Tentu sebagai seorang guru nanti, terutama untuk FKIP, kita harus mengajarkan bagaimana siswa-siswa kita berliterasi media. Tetapi sebelum mengajarkan kepada siswa, tentu kita juga harus memiliki literasi yang baik terhadap media,” jelasnya.
Ia menyoroti peran mahasiswa FKOM yang nantinya akan menjadi pengembang sistem aplikasi maupun algoritma. Menurutnya, teknologi yang dikembangkan dapat memberikan pengaruh terhadap cara masyarakat memperoleh dan memandang suatu informasi atau fenomena.
“Mahasiswa-mahasiswa FKOM adalah calon-calon pengembang sistem aplikasi ataupun algoritma yang nanti akan memengaruhi masyarakat ketika Anda mengembangkan algoritma tertentu yang akan memengaruhi pandangan masyarakat terhadap suatu fenomena di media tersebut,” ungkapnya.
Rektor mengajak mahasiswa untuk memiliki kesadaran dan tanggung jawab dalam menggunakan maupun mengembangkan teknologi dan media digital. “Sehingga kita harus berhati-hati ketika kita menggunakan media tersebut. (H Wawan Jr)











Leave a Reply