Cibeureum, MI.com — Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada hari Minggu (21/12/2025) dari pukul 15.00 hingga 17.00 WIB, terjadi di wilayah Kabupaten Kuningan, mengakibatkan ruas jalan Sukarapih – Cimara, di Dusun Sukarapih 1 Desa Sukarapih, Kecamatan Cibeureum.
Tembok pengaman tebing (TPT) sepanjang 10 meter, lebar 2 meter dan tinggi 2 meter, longsor, berdampak badan jalan penghubung Desa Sukarapih ke Desa Cimara, amblas 40 cm dengan panjang 10 meter dan lebar 2 meter, sehingga kendaraan roda 2 dan roda 4 tak bisa melintas.
Baca juga :
- King Kobra 3,5 Meter Sembunyi di Bawah Lemari Pesantren, Berhasil Dievakuasi Damkar Kuningan
- Prabowo Mau SD, SMP, SMA Negeri Gratis, Mendikdasmen: Sudah Gratis Semua
- Oni Sahroni Ajak Jemaah Masjid At-Taqwa Buktikan Cinta pada Rasulullah SAW
- Warga Randusari Ontrog DPRD: Bau Menyengat dan Suara Bising Waduk Cileuweung
- Soal Tunjangan DPRD, Kejari Kuningan Panggil Anggota Dewan
- Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Kru di Gunung Anak Krakatau Resmi Dihentikan
Material longsor, terang Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana menutup anak sungai di bawahnya. Selain itu, terjadi pula longsor pada TPT miliki Budi (45) dan Ibu Sakinah (73) di Dusun Sukarapih RT 01 RW 02.

TPT halaman rumah Budi (45) longsor dengan panjang 10 meter, lebar 1,5 meter dan tinggi 4 meter. Sementara longsor TPT halaman rumah Ibu Sarkinah, lebih kecil, berukuran panjang 1 meter, lebar 0,5 meter dan tinggi 2 meter.
BPBD Kuningan, pada sore harinya langsung menerjunkan tim assessment dan memeberikan bantuan logistic kepada warga terdampak. Sementara itu, aparat desa Sukarapih langsung berkordinasi dengan Aparat kecamatan, BPBD, TNI dan Pah melakukan pembersihan material longsoran, dan memasang rambu-rambu penanda penutupan akses jalan untuk sementara, karena badan jalan amblas. (Tan)**











Leave a Reply