Media Lokal Wawasan Nasional

King Kobra 3,5 Meter Sembunyi di Bawah Lemari Pesantren, Berhasil Dievakuasi Damkar Kuningan

Kehadiran reptil mematikan di permukiman Dusun Pahing, Desa Rambatan, Kecamatan Ciniru ini pertama kali dilihat oleh Sutinah. Ia kaget dan ketakutan melihat ukuran ular yang tidak wajar, menginformasikan kepada warga lainnya, Diana Sandi.

Menyadari adanya ancaman yang mengintai pengunui dan piumpinan Ponpes Ustaz Abdurohman tersebut, Diana langsung melaporkan ke UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Kabupaten Kuningan.

Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, membenarkan adanya laporan evakuasi yang menegangkan tersebut. Pihaknya menerima panggilan pada pukul 15.10 WIB dan langsung menerjunkan tim spesialis penanganan hewan liar.

Baca juga :

Untuk penanganan Damkar menerjunkan 4 personil ke lokasi kejadian. “Evakuasi ini bukan operasi biasa dan harus dilakukan dengan kewaspadaan tingkat tinggi. Yang kita hadapi adalah King Kobra berukuran 3,5 meter, spesies dengan salah satu bisa paling mematikan,” ungkap Andri Arga Kusumah, Ahad (20/9).

Proses penaklukan sang “Raja Kobra” berlangsung dramatis. Setibanya di lokasi pada pukul 16.40 WIB, tim Damkar harus memutar otak dan berhati-hati menarik ular tersebut dari kolong lemari yang sempit. Perlawanan dari ular yang agresif menjadi hambatan utama bagi petugas.

Menurut Andri, ular raksasa tersebut kemungkinan besar keluar dari habitat aslinya untuk mencari makan atau tempat berlindung.  “Berdasarkan analisa di lapangan, ular tersebut diduga kuat berasal dari kebun yang berada tepat di belakang area pondok pesantren,” jelasnya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *