Kuningan, MI.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kuningan menggalakkan Gerakan Masyarakat Desa Madani (GMDM). Salah satunya diadakan di SMPN 1 Nusaherang Minggu, 22 Juni 2025.
Kegiatan diadakan dalam rangkaian Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025. Sebelumnya diadakan MoU (nota kesepahaman) antara Kepala BNNK Kuningan Agus Mulya, S.Pd, M.Si dengan Kepala SMPN 1 Nusaherang, Ade Supendi, S.Pd.
Penandatanganan MoU itupun cukup meriah karena bersamaan dengan pelepasan kelas 9 SMPN 1 Nusaherang yang dihadiri oleh para orang tua siswa.
Baca juga :
- Empat Kepala Dinas dan Badan di Kuningan Pensiun Awal 2027
- Polri Tetapkan Listyo Sigit, Ahrie Sonta, Eko Hadi Tersangka Penyadapan Presiden
- Belasan Ruang Kelas SMPN 1 Luragung Rusak Berat Diterjang Angin Kencang
Momentum ini tidak hanya menjadi ajang perpisahan dan perayaan kelulusan, tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi serta penguatan sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan pelajar dan masyarakat.

Kepala BNNK Kuningan, Agus Mulya dan Kepala SMPN 1 Nusaherang, Ade Supendi bersama civitas akademika SMPN 1 Nusaherang, photo bersama, seusai MoU BNNK dan SMPN 1 Nusaherang, Minggu 22 Juni 2025
Agus mulya mengapresiasi komitmen pihak sekolah dan GMDN sebagai mitra strategis dalam menciptakan lingkungan pendidikan dan sosial yang bebas dari narkoba. “Dengan kolaborasi seperti ini, kita berharap bisa membangun generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba,” ujar Agus Mulya.
Ia mengungkapkan ruang lingkup kerjasama mencakup penyuluhan rutin, pembentukan kader pelajar anti narkoba, serta pemberdayaan masyarakat dalam memperkuat ketahanan keluarga terhadap ancaman narkotika.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara lembaga pemerintah, institusi pendidikan, dan organisasi masyarakat sipil, menjelang peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 yang jatuh pada 26 Juni mendatang. (Tan)**












Leave a Reply