Luragung, MI.com — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Luragung terus memperkuat perannya sebagai pusat pelayanan keagamaan dan pembinaan umat melalui pelaksanaan Gerakan 100.000 Khataman Al-Quran.
Program ini menjadi salah satu upaya nyata dalam membumikan nilai-nilai Al-Quran di tengah masyarakat sekaligus memperkuat spiritualitas aparatur dan mitra kerja di lingkungan KUA Kecamatan Luragung.
Kepala KUA Luragung, H. M. Jaenudin, menjelaskan, gerakan ini dilaksanakan secara terstruktur dengan melibatkan ASN, PPPK, Penyuluh Agama Islam Fungsional, Penyuluh Agama Islam Non-PNS, serta berbagai unsur masyarakat. Adapun tujuannya untuk memohon keberkahan, keselamatan, serta kelancaran dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menurut Jaenudin, Gerakan 100.000 Khataman Al-Quran bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ikhtiar bersama untuk memperkuat hubungan manusia dengan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari.
Baca juga :
- 244 Jemaah Haji asal Kuningan Kloter 39 Tiba
- Pabrik Sepatu Rp1,2 Triliun Masuk Kuningan, Ribuan Lapangan Kerja Menanti
- Reses Anggota DPRD Jabar Ika Siti Rahmatika di Kelurahan Kuningan
- Ada-ada saja, Alat Kelamin Pria Beristri Masuk ke Dalam Botol Plastik
“Kami berharap gerakan ini menjadi sarana untuk meningkatkan kecintaan terhadap Al-Quran, memperkuat keimanan, serta menghadirkan keberkahan bagi masyarakat dan seluruh aparatur yang mengabdikan diri dalam pelayanan umat. Semoga setiap ayat yang dibaca menjadi doa dan wasilah kebaikan bagi Kecamatan Luragung,” ujarnya.
Pelaksanaan program diawali dengan pembagian target khataman kepada seluruh peserta yang terlibat. Selain itu, KUA Kecamatan Luragung juga menggandeng majelis taklim, tokoh agama, dan jamaah di berbagai desa untuk turut berpartisipasi sehingga capaian khataman dapat dilakukan secara luas dan berkelanjutan.
Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghidupkan semangat cinta Al-Quran.
Sebagai puncak kegiatan, dilaksanakan khataman bersama dan doa Khatmil Quran secara berjamaah di Musholla Miftahul Salam. Suasana khidmat tampak dari kebersamaan para peserta yang terdiri dari jajaran pegawai KUA, penyuluh agama, serta anggota majelis taklim yang berkumpul untuk memanjatkan doa dan rasa syukur atas terlaksananya program tersebut. (Kontributor: Ahrofi)**
